Hai sobat kuliner, kami kembali lagi untuk menjelajah Wisata Kuliner di Indonesia. Sebelumnya kita sudah mengenal wisata kuliner di kabupaten Sambas, baik itu makanan kuliner, hingga lokasi tempat kuliner.
Sekarang kita akan menjelajah Kabupaten Sanggau, seperti apa sih makanan kuliner dan dimana tempat kuliner di Kabupaten Sanggau ini?
Kita semua tau bahwa Indonesia memiliki banyak sekali tempat wisata yang indah, kaya akan budaya, ragam golongan. Orang Indonesia patut bangga tinggal di Indonesia yang dikenal dengan negara Zamrud.
Sobat kuliner jangan lewatkan wisata kuliner di Sanggau ini, tidak kalah dengan wisata kuliner lainnya yang terdapat di Indonesia.
Jika sobat kuliner tertarik untuk mengunjungi Kabupaten Sanggau, sobat bisa melewati jalur darat menggunakan kendaraan seperti mobil atau motor dari kota Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, jika sobat kuliner berasal dari luar pulau Kalimantan tentu tidak bisa ditempuh hanya dengan menggunakan Sepeda .
Kita mengenal wisata kuliner kabupaten Sanggau sambil santai-santai aja ya, ngobrol-ngobrol sama Mimin dan bercanda sama Mimin, hehe.
Kami mencoba mengenalkan dengan membahas agar akrab dengan kamu supaya bisa memahami dengan mudah tentang makanan kuliner. Tugas Mimin ialah mengenalkan wisata kuliner di Indonesia pada teman-teman semua, jadi simak dan perhatikan baik-baik ya teman.
Mimin akan menyebutkan makanan kuliner di Kabupaten Sanggau, baik makanan khas Sanggau maupun bukan makanan khas yang banyak ditemukan di Kabupaten Sanggau.
Sekarang mah kamu hanya perlu mencari pengetahuan dari internet, tidak perlu takut bertanya pada orang agar bisa lebih tau untuk mengetahui suatu hal yang tidak kamu ketahui.
Mimin sebenarnya juga belum tau banyak nih tentang wisata kuliner di Kabupaten Sanggau tapi Mimin sangat berharap agar pengetahuan Mimin yang tidak banyak ini bisa berguna dan bermanfaat untuk kamu.
Sebagai generasi Nusantara atau kamu yang ingin mencoba dan ingin menjelajah wisata kuliner indonesia, siapa lagi yang akan melestarikan budaya dan adat kita sebagai orang indonesia? Baik itu makanan kuliner dan warisan lainnya dari budaya Indonesia.
Jika kamu orang indonesia, jangan hanya melestarikan budaya dan adat orang lain. Sedangkan adat dan budaya kita sendiri dilupakan bahkan tidak memgetahui adat dan budaya yang telah menjadi warisan.
Tanamkan cinta untuk budaya kita, budaya Indonesia pada hatimu. Mudah-mudahan dengan mengenalkan salah satu warisan budaya indonesia seperti makanan kuliner. Semakin banyak yang mencintai makanan kuliner indonesia agar makanan kuliner kita tidak hilang.
Sering kali mungkin banyak generasi muda indonesia hanya menyukai makanan modern yang pasti tidak sehat untuk tubuh Sedangkan mengapa mereka melupakan dan bisa tidak tau makanan khas dan kulinernya sendiri?
Tidak banyak yang tau makanan kuliner khas Kabupaten Sanggau seperti Sungkui, Kue Kute, dan lainnya. Dari sini kita akan belajar untuk mengenal makanan kuliner dari Kabupaten Sanggau.
O ya, jika kamu pergi ke Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Jangan lupa pulangnya kasih Mimin oleh-oleh ya . Jangan bingung mau kasih Mimin oleh-oleh apa karena Mimin juga akan mengenalkan oleh-oleh dari Kabupaten Sanggau.
Mimin hanya akan mengenalkan oleh-olehnya sedikit aja kok, biar kamu tidak repot bawanya untuk Mimin, hehe.
Jajanan maupun kerajinan dari Kabupaten Sanggau juga akan Mimin kenalkan ya, ada banyak tetapi Mimin tidak menjamin akan sebutkan, mengenalkan dan menjelaskan semuanya. Takutnya kamu bingung, oleh-oleh buat si Mimin yang bagus kira-kira apa ya? .
“Kenapa Mimin harus sebutkan Kerajinan dari Sanggau, kita hanya ingin tau kulinernya saja kok, suer deh!”
Mimin sengaja nantinya selain sobat kuliner berwisata di Kabupaten Sanggau, Mimin berharap juga bisa membantu ekonomi masyarakat disana nantinya. Sekalian bawakan oleh-oleh untuk Mimin, hehe.
Makanan Kuliner Kabupaten Sanggau
USHUAIAOUTDOORS.COM
Berikut ini adalah daftar panganan dan hidangan yang terdapat di Kabupaten Sanggau. Kami hanya mendaftarkan beberapa saja dan diantaranya adalah hidangan yang sering kita temui di Kabupaten Sanggau.
Sungkui

Sumber Gambar : travel.detik.com
Makanan kuliner yang pertama adalah Sungkui. Apa itu Sungkui?
Sungkui adalah hidangan nasi kuliner khas dari Kabupaten Sanggau. Makanan yang terbuat dari beras yang dililit dan dibungkus dengan daun keririt.
Sobat kuliner bisa mencicipi Sungkui saat berwisata kuliner di Kabupaten Sanggau karena memang Sungkui berupa nasi khas dari Sanggau.
Bentuk Sungkui seperti buras atau yang kamu kenal sebagai lontong, jika kamu pertama kali melihat Sungkui mungkin kamu akan beranggapan Sungkui merupakan lontong, meskipun bentuknya panjang memanjang atau lonjong tapi nasi Sungkui memiliki rasa dengan bau serta aroma yang khas.
Sebelum di olah, beras yang dililit dengan daun keririt atau biasanya orang menyebut daun keririt sebagai daun Sungkui, terlebih dahulu beras tersebut harus dicuci sampai bersih.
Memasak nasi Sungkui juga membutuhkan waktu, diantara 5 hingga 6 jam perebusan dan supaya matang dengan merata sobat kuliner harus membolak-balikannya.
Nasi Sungkui bukanlah nasi biasa, dulunya nasi Sungkui adalah makanan kerajaan di Sanggau pada masa lampau dan disajikan atau dihidangkan pada acara kerajaan saja. Begitu juga seperti yang kita tau Bubbor Paddas dari Kabupaten Sambas dahulunya didihidangkan pada acara tertentu saja.
Biasanya nasi Sungkui didihidangkan oleh masyarakat saat umat muslim berbuka Puasa pada bulan Ramadhan. Kini, dikabarkan nasi Sungkui sudah mulai langka dan jarang ditemui.
Banyak orang yang ingin melestarikan nasi Sungkui ini diantaranya nasi Sungkui sudah tersedia di beberapa tempat kuliner Sehingga ada kemungkinan kamu masih bisa menikmati nasi Sungkui
Rasa nasi Sungkui ini boleh dicoba, apalagi kalau di temani dengan opor ayam serta sayur-mayur pasti akan sangat menggugah selera dan membuat kamu ketagihan.
Pokoknya rasa nasi Sungkui ini tidak di ragukan lagi deh, sobat kuliner harus mencobanya. Ingat ya, setelah kamu mencoba nasi Sungkui beritahu Mimin apa pendapat kamu tentang nasi Sungkui ini di kolom komentar ya.
Makanan wajib pada hari-hari dan acara besar di Sanggau adalah nasi Sungkui, seperti hari raya Idul Fitri dan idul Adha selalu terdapat dan ditemukan banyak nasi Sungkui yang dibuat oleh masyarakat setempat.
Pada masa kerajaan Sanggau, Sungkui hanya dihidangkan kalau ada acara besar dan itu berlaku hingga sekarang ini, dulu Sungkui dihidangkan hanya saat acara kerajaan sekarang hanya dihidangkan pada hari-har dan acara besar saja.
Selain ditemani opor ayam maupun sayur mayur, nasi Sungkui ditambahkan serundeng dan didihidangkan bersama dengan beberapa makanan agar nasi Sungkui semakin lezat dan semakin terasa seperti ditemani dengan sambal nanas, rendang, gulai dan lainnya.
Penyajian nasi Sungkui hampir sama dengan penyajian ketupat pada umumnya seperti ditemani makanan lainnya seperti dimana ada nasi Sungkui disitu ada serundeng atau sayur mayur.
Orang tua jaman dulu menambahkan dan mencampur nasi Sungkui dengan jagung dan yoli, mungkin kamu bingung apa sih itu Yoli? Yoli adalah padi-padian yang banyak tumbuh di daerah kabupaten Sanggau.
Tahukah kamu, nasi Sungkui dimasak dan didihidangkan dengan cara yang sederhana tetapi nasi Sungkui bisa bertahan dan tidak mudah basi sampai 4 hari lamanya kalau tidak dimakan.
Jika kamu langsung memakan nasi Sungkui setelah didihidangkan, tentu hanya beberapa menit saja dan tidak bisa bertahan lama ya karena sudah habis dimakan oleh kamu , kecuali kalau kamu menyimpannya karena memang dan mungkin sudah kekenyangan dan ingin memakannya lagi besok.
Jadi kamu jangan khawatir kalau tidak bisa memanaskan nasi Sungkui lagi karena nasi Sungkui bisa bertahan hingga berhari-hari atau jika kamu sedang bepergian nasi Sungkui siap jadi bekal untuk kamu, selain itu siapkan nasi Sungkui untuk oleh-oleh yang akan kamu bawa setelah dari Sanggau karena nasi Sungkui bisa bertahan hingga berhari-hari lamanya..
Lemang

Sumber Gambar : irwansahaja.blogspot.com
“Apa itu Lemang?”
Lemang adalah hidangan kuliner khas Melayu. Makanan yang terbuat dari beras ketan yang dimasak dan dibungkus menggunakan daun pisang lalu di masukkan ke dalam seruas bambu kemudian dibakar.
Nasi Lemang tidak hanya ada di Indonesia saja tetapi juga tersebar ke tanah Melayu seperti Malaysia, Brunei dan Indonesia. Rasanya gurih dan lezat, tidak ada catatan yang jelas dari negara mana asal usul Lemang berasal.
Secara pasti Lemang merupakan makanan yang berasal dari tanah dan orang Melayu.
Setiap daerah di Indonesia yang merupakan dan terdapat orang melayu memiliki nasi Lemang dengan ciri khasnya masing-masing, dimanapun itu Lemang sama saja terbuat dari beras ketan dan mengolahnya dicampurkan dengan santan kelapa.
Kami mendaftarkan Lemang sebagai makanan kuliner di kabupaten Sanggau walaupun begitu kamu bisa menemukan nasi Lemang dimana saja entah itu di pulau Kalimantan, pulau Sumatra, pulau Jawa, dan pulau lainnya di Indonesia
Nasi Lemang biasanya didihidangkan pada acara dan hari besar seperti ketika Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha dan ketika umat muslim sedang berpuasa pada bulan Ramadhan.
Mengkonsumsi nasi Lemang dan penyajiannya berbeda dari setiap daerah, suku Dayak menjadikan nasi Lemang sebagai makanan untuk suatu perayaan besar
Mungkin kamu akan lebih suka mencampurkan nasi Lemang dengan berbagai varian makanan seperti menambahkan daging ayam, selai, rendang, buah-buahan, sambal atau yang lainnya agar rasa Lemang semakin menggoyang lidah.
Lemang di beberapa daerah dihadirkan pada acara-acara besar seperti acara pernikahan maupun acara syukuran dan acara lainnya bahkan di beberapa daerah juga seperti Kota Pontianak, Lemang hanya ditemukan pada bulan Ramadhan dan hari raya umat Islam saja.
Sejarah nasi Lemang tidak bisa lepas dari suku Dayak Hindu Kaharingan untuk suatu persembahan, sekarang kamu menemukan nasi Lemang di suatu perayaan besar suku Dayak.
Banyak yang mengatakan nasi Lemang khas dari masing-masing daerah, ada yang menyebutkan nasi Lemang adalah khas Sumatera, khas Banyuwangi, khas Bukittinggi, khas Sanggau hingga khas Suku Dayak dan semua pernyataan itu memang benar.
Setiap daerah memiliki ciri khas nasi Lemang tersendiri dan yang mencirikan Lemang dari khas daerahnya adalah resep rempah-rempah yang digunakan dari setiap masing-masing daerah dan resep dari setiap daerah tentu berbeda. Sudah membedakan Lemang dari setiap daerah terutama di kabupaten Sanggau?
Pengolahan nasi Lemang sama saja, berasal dari beras ketan yang dibungkus dengan daun pisang muda lalu di masukkan ke dalam bambu.
Lemang memiliki aroma yang khas dan rasa yang akan membuat kamu ketagihan.
Untuk membuat Lemang kamu memerlukan daun pisang muda yang kuat agar tidak mudah robek dan memerlukan potongan bambu untuk Lemang yang berukuran 30 cm sampai 60 cm.
Sama seperti hal nya memasak nasi Sungkui yang memerlukan waktu, Lemang juga membutuhkan waktu hingga 5 jam untuk pembakaran setelah dibungkus rapat dan dimasukkan ke dalam bambu.
Omong-omong jika kamu menemukan nasi Lemang di tempat kuliner Kabupaten Sanggau, jangan lupa bungkuskan juga untuk Mimin ya (hahaha) atau paling tidak kamu jangan lupakan Mimin deh kapan-kapan main lagi ke blog Ushuaia Outdoors. Mimin sedih kalau kamu tidak main dan kembali lagi ke blog ini .
Memilih bambu dan daun pisang juga tidak sembarangan ya sobat, bambu nya usahakan yang tidak terlalu tebal agar matangnya lebih cepat dan daun pisangnya juga harus yang muda supaya daun pisangnya kuat dan tidak mudah robek.
Mimin berharap nantinya nasi Lemang tidak hanya dihidangkan pada saat bulan Ramadhan, hari-hari besar dan acara besar saja tapi bisa dihidangkan kapanpun itu agar nasi Lemang di Indonesia terjaga dan tidak punah serta dapat dilestarikan sobat kuliner dimanapun berada.
Merke
Sumber Gambar : shopee.co.id
“Apa itu Merke?”
Merke adalah panganan wadai atau hidangan kue tradisional entikong khas Kabupaten Sanggau. Berbentuk seperti tiga buah lingkaran dengan gerigi atau berbentuk seperti kue Akar Kelapa. Merke terbuat dari telur, santan kelapa, tepung beras, dan rempah-rempah seperti bawang putih, ketumbar dan lainnya.
Pernah lihat Merke sebelumnya sobat? Apa kamu pernah mencicipi Merke? Menurut kamu gimana rasa Merke, tulis di kolom komentar ya atau kamu belum mencobanya? Nanti kalau kamu berkunjung ke Sanggau silahkan nikmati Merke.
Tau tidak sih Merke kue khas dari Kabupaten Sanggau, Merke terlihat sama dengan kue Akar Kelapa pada umumnya yang membedakan kue Merke dengan kue Akar Kelapa adalah lubang adonannya yang berbeda.
Menurut warga atau masyarakat kabupaten Sanggau, Merke hanya dibuat pada hari-hari besar umat Islam saja dan hanya terdapat di kabupaten Sanggau. Kabarnya Merke sekarang sudah diperjual belikan, jika kamu ingin mencicipi Merke mungkin ada di daerah tempat tinggal kamu di beberapa daerah Indonesia
Rasanya yang gurih, kue yang lain mah “beuh” lewat. Berhubung sudah banyak yang jual, kamu bisa memakan kue Merke kapanpun kamu mau dan mungkin saja kue Merke juga banyak terdapat di toko-toko atau tempat kuliner.
Kembali menurut warga Sanggau, jika kamu tidak menemukan kue Merke di tempat atau di toko-toko berarti mungkin kue Merke belum sampai ke tempat kamu atau mungkin kue Merke belum tersebar luas di Indonesia.
“Mimin, kenapa Mimin ko ngomongnya pake Mungkin?”
Yah, seperti penjelasan Mimin diatas karena pada saat ini Mimin tidak benar-benar menjamin kue Merke sudah tersebar luas hingga sampai ketempat kamu di Indonesia dengan pendapat atau menurut warga Sanggau, kue Merke hanya terdapat di Sanggau dan memang sekarang sudah diperjual-belikan.
Merke tergolong sejenis keripik dengan alat-alat cetakan dan bahan yang sama, mirip seperti kue Akar Kelapa, Maruku, dan lainnya. Hanya saja Merke disisinya ada gerigi-gerigi nya gituh dan terdapat 3 (tiga) buah lingkaran pada kue Merke.
Sotong Pangkong

Sumber Gambar : kataomed.com
Sotong Pangkong (secara harfiah : “Cumi yang dipukul”) adalah sajian makanan kuliner khas Kota Pontianak, berbahan utama cumi yang dipukul-pukul menggunakan palu atau martil.
Kami mendaftarkan Sotong Pangkong sebagai makanan kuliner di Kabupaten Sanggau, tidak hanya di Pontianak tapi Sotong Pangkong juga terdapat dan ada di kabupaten Sanggau.
Berhubung kita sedang membahas Sotong Pangkong di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat bukan di kota Pontianak. Sotong Pangkong paling banyak ditemui dan mudah ditemukan di kota Pontianak pada bulan Ramadhan.
Kabarnya Sotong Pangkong hanya bisa ditemukan pada bulan Ramadhan saja saat umat muslim sedang berpuasa dan menurut masyarakat hanya pada bulan Ramadhan Sotong Pangkong banyak diburu sedangkan di bulan lain tidak seramai pada bulan Ramadhan.
Sotong Pangkong tergolong dalam lauk pauk dan juga jajanan, untuk itu Sotong Pangkong tidak hanya bisa dinikmati dengan nasi tapi juga bisa di makan secara langsung.
Kalau kamu ke Kabupaten Sanggau, jika kamu menemukan Sotong Pangkong di tempat kuliner jangan lupa bungkuskan dan bawakan untuk Mimin yah.
Hanya mudah ditemukan pada bulan Ramadhan bukan berarti tidak bisa ditemukan pada bulan dan hari biasa lho sobat kuliner, banyak tempat kuliner yang menyediakan sajian Sotong Pangkong pada menu nya sehingga kamu bisa menikmati Sotong Pangkong kapanpun itu.
Kamu tau tidak sih? Sotong Pangkong bisa ditemui di tempat kuliner dengan harga yang bervariasi atau berbeda-beda. Menurut kamu mengapa harga Sotong Pangkong bisa berbeda-beda? Ya, benar. Harga Sotong Pangkong tergantung ukuran cumi-nya, semakin besar ukuran cumi maka akan semakin mahal pula harganya.
Ada 2 rasa Sotong Pangkong jika kamu pergi ke Kabupaten Sanggau, yaitu rasa Ebi dan rasa kacang yang bisa kamu temukan di tempat wisata kuliner Sanggau
Ayam Pansoh

Sumber Gambar : sites.google.com
Ayam Pansoh (sebutan lain : Manok Pansuh) adalah makanan kuliner khas Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, ayam yang telah diracik dengan bumbu yang telah ditumbuk dan dimasak ke dalam bambu muda dengan cara dibakar.
Sering mendengar Manok Pansuh? Ya, Manok Pansuh atau Ayam Pansoh adalah makanan adat yang bisa kita temui di Kalimantan Barat terutama di Kabupaten Sanggau.
Sekilas, ayam Pansoh sama dengan Lemang yaitu cara pemasakannya dengan cara dibakar. Biasanya masyarakat menyajikan Ayam Pansoh untuk menyambut kedatangan tamu.
Untuk proses memasaknya yaitu ayam potong yang dicampur dengan bumbu lalu dimasukkan kedalam bambu muda kemudian di bakar selama ± 30 menit.
Bahan dasar Ayam Pansoh sendiri adalah daging ayam yang dipotong, entah itu ayam kampung atau ayam Boiler untuk bahan Ayam Pansoh kami menyarankan untuk memilih daging ayam yaitu daging ayam Boiler karena daging ayam Boiler memiliki tekstur yang lentur dengan kata lain mudah dan cepat matang
Jika kamu berwisata kuliner di Kabupaten Sanggau, jangan lewatkan Ayam Pansoh ini. Rasanya yang lezat dengan citarasa yang asam juga akan membuat kamu ingin mencobanya lagi.
Bumbu yang akan dicampurkan dengan ayam, sebelumnya buat agar bumbu halus dengan cara menumbuknya. Bumbu atau rempah-rempahnya antara lain lain bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, cabai merah, dengan penyedap rasa dan tidak lupa ditambahkan daun kedongdong.
Ayam Pansoh agar rasanya semakin terasa kamu bisa menambahkan dan memperbanyak daun kedongdong, remas daun kedongdong dengan ayam hingga merata.
Ayam Pansoh dibakar dengan tungku tradisional dan mungkin pastinya akan sulit jika kamu membakar Ayam Pansoh dengan kompor gas .
Jajanan Kabupaten Sanggau
Berikut ini adalah daftar jajanan dan termasuk makanan kuliner di Kabupaten Sanggau :
Kute atau Kote, kue khas Sanggau

Sumber Gambar : travel.detik.com
Dodol Lidah Buaya, khas Sanggau

Sumber Gambar : wisato.id
Kue Semprong

Sumber Gambar : resepkoki.id
Maruku Ikan

Sumber Gambar : tokopedia.com
Kue Sepit

Sumber Gambar : bukalapak.com
Kue Bikang

Sumber Gambar : tokopedia.com
Kue Basong

Sumber Gambar : id.pinterest.com
Empuyak (Tempoyak)

Sumber Gambar : cookpad.com
Chai Kwe (Kue Chai), khas Sanggau

Sumber Gambar : idntimes.com
Tempat Kuliner Kabupaten Sanggau
Berikut ini adalah daftar tempat makan kuliner di kabupaten Sanggau :
Rumah Makan Umi
Alamat : Jalan A. Yani RT.02 / RW.07, Tanjung Sekayam, Kapuas, Ilir Kota, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Rumah Makan Minang
Alamat : Ilir Kota, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Rumah Makan Mekar
Alamat : Jalan RA Kartini No.50, 78517, Tanjung Sekayam, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Lokale Sanggau
Alamat : Jalan Jend. Sudirman No.Kel, Ilir Kota, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Cafe Bandong
Alamat : Sungai Sengkuang, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Harmony Resto 'n Cafe
Alamat : Jalan Jenderal Ahmad Yani, Tanjung Sekayam, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
BAKMI RAOS RESTO & CAFE
Alamat : Jalan Dewi Sartika No.Kel, Ilir Kota, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78513
Aming Coffee
Alamat : Jalan Jend. Sudirman No.08B, 8DBunut, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
Rumah Makan Selera Sekayam (Chinese Food) & Warkop
Alamat : Dusun Balai Karangan III, Engkahan, Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78556
Kedai Juna Masakan Melayu
Alamat : Jalan Jend. Sudirman, Ilir Kota, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Kaisar Bakery
Alamat : Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah No.105-109, Tanjung Sekayam, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78516
Coffee Time
Alamat : Jalan Haji Juanda, Beringin, kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat 78512
Kerajinan di Kabupaten Sanggau
Berikut ini adalah daftar kerajinan di kabupaten Sanggau :
Tikar

Sumber Gambar : tokopedia.com
Tas
Sumber Gambar : shop.consina-adventure.com
Syal

Sumber Gambar : kabar.sanggau.go.id
Batik

Sumber Gambar : mudzakir.com
Post a Comment